Berbagai Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup di Indonesia
Semakin hari kerusakan lingkungan di Indonesia semakin parah, jika hal ini dibiarkan tentu akan mengancam kehidupan manusia itu sendiri. Terjadinya kerusakan lingkungan tersebut dikarenakan berbagai macam sebab, baik yang datangnya dari alam maupun karena ulah tangan-tangan jahil manusia. Dan inilah berbagai macam penyebab kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di Indonesia.
1. Letusan Gunung Berapi
Letusan gunung berapi mengeluarkan berbagai benda yang membahayakan seperti lava
dan uap panas yang bisa mematikan mahluk hidup, lahar dingin yang dapat
menyebabkan banjir dan tanah longsor, serta material-material padat dan
debu-debu vulkanis yang merusak lingkungan sekitar. Contohnya adalah
letusan Gunung Sinabung yang terjadi baru-baru ini yang memakan banyak korban baik
manusia maupun mahluk hidup lainnya serta merusak lahan-lahan pertanian
warga.
2. Gempa Bumi
Kita
semua tentu masih ingat dengan kejadian gempa bumi yang terjadi di
Provinsi Nangroe Aceh Darusalam pada tanggal 26 Desember 2004. Gempa 9.1
skala Ricther yang disertai dengan tsunami
ini membuat nyawa ratusan ribu menjadi korban, ratusan ribu orang
lainnya mengalami cedera (luka-luka) dan melululantakan Provinsi Serambi
Mekah tersebut dan gempa itu merupakan gempa terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.
3. Banjir
Banjir bisa disebabkan karena dua faktor, faktor alam dan juga faktor manusia.
Faktor alam misalnya terjadinya hujan yang terus-menerus, sedangkan
faktor manusia misalnya penggundulan hutan, membuang sampah sembarangan
dan kerusakan pintu pengendali aliran sungai. Banjir kini menjadi agenda tahunan bahkan musiman di berbagai kota-kota besar di seluruh Indonesia.
4. Tanah Longsor
Penyebab
terjadinya peristiwa tanah longsor tak ubahnya seperti banjir,
penyebabnya bisa karena alam ataupun juga karena ulah manusia. Tanah
longsor menyebabkan kerusakan pada lingkungan sekitar seperti struktur
tanah, lahan pertanian, daerah permukiman, sarana-prasarana serta
bagunan-bangunan sekitar. Secara sederhana tanah longsor disebahkan karena tidak mampunya tanah untuk mengikat air yang berada pada lapisan tanah.
5. Badai Angin
Sebagai
negara tropis, Indonesia seringkali dilanda badai angin seperti angin
topan. Daerah-daerah di Indonesia yang sering dilanda badai angin antara
lain Yogyakarta dan Jawa Tengah. Badai angin bisa menyebabkan kerusakan
lingkungan, menghancurkan lahan pertanian (termasuk perkebunan dan
peternakan), menumbangkan pohon-pohon (tumbuhan-tumbuhan) besar, merusak
sarana dan prasarana (infrastruktur) kota, serta membahayakan
penerbangan.
6. Kemarau Berkepanjangan
Salah
satu fenomena alam yang meresahkan masyarakat Indonesia adalah kemarau
yang berkepanjangan. Menurut para ahli, kejadian ini bisa saja terjadi
karena efek dari pemanasan global (global warming).
Kemarau yang berkepanjangan tentu membuat berbagai kerusakan lingkungan
seperti tidak adanya sistem irigasi karena sungai-sungai mengering,
munculnya titik-titik api yang dapat menyebabkan kebakaran hutan, serta
gagal panen yang mengancam kita.
7. Pencemaran Lingkungan.
Contoh
nyata pencemaran lingkungan adalah membuang sampah sembarangan,
terlebih untuk sampah plastik dan sampah anorganik lainnya.
Sampah-sampah tersebut tidak dapat diuraikan dalam tanah sehingga bisa
merusak keseburan tanah. Contoh lainnya dari pencemaran lingkungan
adalah membuang limbah industri ke sungai. Hal ini jelas dapat mematikan
ekosistem yang ada disungai tersebut dan juga membahayakan warga yang
ada ditepian sungai tersebut. Menurut berbagai pengamatan, yang paling besar menyumbang limbah/sampah yang dapat mencemari lingkungan adalah para perusahaan-perusahaan besar.
8. Degradasi Lahan
Indonesia
merupakan salah satu negara dengan tingkat degradasi lahan terburuk
di dunia. Kita bisa mengambil contoh dari peristiwa banjir yang terjadi
di Jakarta. Salah satu penyebab banjir Jakarta adalah degradasi lahan
yang terjadi didaerah Puncak, Bogor. Lahan-lahan yang seharusnya
dijadikan daerah resapan air malah dijadikan vila-vila mewah. Hal ini
membuat air dengan volume besar tidak mampu lagi ditampung dalam tanah
dan langsung mengalir ke Jakarta.
9. Perburuan Liar
Salah
satu penyebab rusaknya ekosistem di Indonesia adalah perburuan liar
yang dilakukan secara membabi-buta. Hal ini akan menyebabkan putusnya
rantai makanan yang berdampak kepada terjadinya ketidakseimbangan alam.
Tingkat perburuan liar di Indonesia terbilang tinggi, penyebabnya ada
karena untuk kehidupan dan ada juga karena motif ekonomi. Hewan-hewan
yang menjadi sasaran perburuan liar antara lain penyu hijau,
trenggiling, orang utan, dan lain-lain.
10. Membuang Sampah Tidak Pada Tempatnya
Membuang
sampah tidak pada tempatnya adalah perilaku yang buruk dan tidak pantas
untuk ditiru. Karena hal tersebut tidak hanya membuat lingkungan kita
menjadi kotor tetapi bisa membuat kerusakan lingkungan hidup.
Sampah-sampah (terutama sampah plastik dan sampah anorganik) yang
tertimbun didalam tanah susah sekali untuk diurai dan hal itu tentu
mengurangi tingkat kesuburan tanah. Kalau tanah sudah tidak subur, lalu
kita mau tanam apa?
Nah itulah berbagai penyebab kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di Indonesia.
Sebenarnya hal itu tidak mesti terjadi jika kita peduli terhadap
lingkungan sekitar kita. Ada banyak cara sederhana yang bisa kita
lakukan agar kelestarian lingkungan hidup kita bisa terjaga seperti
menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, bersepeda dan banyak
cara-cara lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar